Penghujan telah tiba
Tumbuhan memekarkan bunga rindu
Langit kelabu menanggung pilu
Kenangan dan harapan berjatuhan
Menggigilkan cinta dibalik kelam
Diantara rinai yang berserakan
Puisi menangis meminta kekal.
Seorang penyair duduk menghayal
Melukis kekasih dalam angan
Tak luput dari keretek ditangan kanan
Tanpa dihisap, dikalahkan perasaan.
Secarik tanya; apa kabar?
Memiliki makna seribu bahasa
Tanpa harus diterjemahkan
Dan luka-luka tercipta seketika
Bagi seorang penyair yang kalah.
Candi, 5 November 2024.
Oleh: Afif kbr.
Tags:
Buletin
.jpeg)