Ah, iya itu benar,
Ada seseorang yang selalu melekat dalam mimpiku,
Tapi itu bukan kau sang pembaca fikiran,
Namun seseorang yang jarang mengabari ku,
Kadang dia ada, namun hanya sebentar saja,
Ingin ku lukis raut wajahnya,
Namun aku takut dia tiada,
Ingin ku tumpahkan dia dalam buku ceritaku,
Namun aku takut dia hanya sebatas angan-angan ku saja,
ebagaimana sebuah kisah yang ku baca,
Mungkin tentang pelaut biru dan alkohol yang tak diminum senja.
Oleh: Yuni Fika Sari.
Tags:
Buletin
.jpeg)