Mengubah Stigma Negatif Menjadi Positif ; Overthinking Adalah Kecerdasan Emosional Baru


Mendengar istilah kata "Overthinking" bukanlah suatu hal yang asing bagi kita, apa lagi khusus nya di kalangan anak muda sekarang, bahwa hampir anak muda di zaman sekarang sering mengalami overthinking. Overthinking sendiri adalah istilah bagi seseorang yang sering memikirkan sesuatu secara berlebihan, hal ini disebabkan oleh suatu kekhawatiran akan suatu hal, seperti masalah di lingkungan sosial, keluarga, trauma di masalalu, bahkan masalah yang terjadi di kehidupan sehari-hari yang dimana membuat seseorang tidak berhenti memikirkannya.

Namun sering kali overthinking di anggap suatu hal negatif yang memberikan beberapa dampak buruk bagi seseorang, di antaranya mengganggu kesehatan, mengganggu aktivitas sehari-hari, dll.

Namun jika kita mengubah stigma negatif tersebut menjadi stigma positif bahwa overthinking adalah merupakan bentuk sikap seseorang dalam mengambil keputusan secara berhati-hati yang dimana hal ini di anggap lebih baik dibandingkan kita memutuskan sesuatu tanpa berpikir panjang. Lalu overthinking dalam bentuk positif juga bisa kita artikan dengan memikirkan berbagai kemungkinan, seperti dampak apa yang terjadi, atau kesalahan. hal ini menunjukkan kemampuan intropeksi diri yang baik, dimana mereka sadar juga peka terhadap diri sendiri, maupun lingkungan sekitar.

Overthinking bisa di anggap sebagai bentuk kecerdasan emosional baru karena mampu menunjukkan kepekaan, empati dan juga kesadaran diri yang tinggi, namun hal ini bisa dilakukan jika dikelola dengan baik agar tidak menyebabkan kecemasan yang melemahkan. Karna segala sesuatu yang sering di anggap negatif pasti akan selalu ada hal positif di dalamnya.


Oleh: Amel Yumni.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama